Cara Merawat Tanaman Cabe Rawit

5 Cara Merawat Tanaman Cabe Rawit Agar Berbuah Lebat

Posted on

Cara Merawat Tanaman Cabe Rawit – Tanaman cabe rawit merupakan salah satu tanaman yang paling sering dibudidayakan oleh masyarakat. Pasalnya, cabe rawit memiliki harga yang cukup tinggi di pasaran. Selain itu, cabe rawit juga sering digunakan sebagai bahan dalam masakan. Untuk itu, membudidayakan cabe rawit sendiri di rumah menjadi pilihan yang sangat tepat.

Baca Juga : Cara Memilih Biji Cabe Rawit yang Baik

Tanaman cabe rawit tergolong cukup mudah untuk tumbuh dan berkembang. Namun, jangan biarkan tanaman cabe rawit tumbuh tanpa dibarengi dengan perawatan. Dengan adanya perawatan, tanaman cabe rawit bisa tumbuh dengan optimal, sehingga bisa memproduksi buah cabe yang banyak.

Cara merawat tanaman cabe rawit pun sebenarnya cukup simpel dan mudah untuk dilakukan. Anda hanya perlu memastikan tanaman cabai disiram, diberi pupuk, diberi penopang, dihindarkan dari hama, serta dimonitor setaip harinya. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak cara merawat tanaman cabe rawit berikut ini :

1. Penyiraman 

Cara merawat tanaman cabai rawit yang pertama yaitu dengan menjaga kelembaban media tanamnya. Tak jauh berbeda dengan tanaman-tanaman pada umumnya, tanaman cabe rawit juga membutuhkan asupan air yang mencukupi agar bisa tumbuh dengan baik.

Namun, banyaknya air yang digunakan dalam penyiraman tanaman cabe rawit juga perlu disesuaikan dengan kondisi cuaca dan tingkat kelembaban lingkungan Anda.

Pada saat cuaca panas, seperti pada musim kemarau, tanaman cabe rawit perlu dilakukan penyiraman setidaknya satu hingga dua kali sehari. Pastikan media tanam cabe rawit tetap terjaga kelembabannya.

Namun, apabila cuaca sedang lembab dan curah hujan tinggi, Anda bisa mengurangi intensitas penyiraman. Bahkan Anda bisa melewati tahapan ini jika dirasa tanah sudah cukup lembab dan basah.

Pastikan tidak ada air yang menggenang di sekitar tanaman cabe rawit. Pasalnya, hal ini justru dapat menyebabkan pembusukan pada tanaman cabe rawit serta memicu timbulnya hama dan penyakit.

2. Pemupukan | Cara Merawat Tanaman Cabe Rawit 

Cara merawat tanaman cabe rawit yang selanjutnya yaitu dengan memberikan nutrisi yang cukup agar tanaman cabe rawit bisa tumbuh dengan baik dan memproduksi buah yang lebat.

Proses pemupukan ini bisa Anda lakukan dengan memberikan pupuk organik berupa pupuk kompos/kandang serta pupuk anorganik NPK/TSP. Proses pemupukan ini bisa Anda lakukan setiap satu bulan sekali dengan cara menimbun pupuk di sekeliling tanaman cabe rawit.

3. Pembersihan Gulma 

Tak kalah penting, cara merawat tanaman cabe rawit selanjutnya yaitu membersihkan gulma tau rumput-rumput liar yang tumbuh di sekitar tanaman cabe rawit. Keberadaan gulma ini mempengaruhi penyerapan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman cabe rawit sehingga pertumbuhannya bisa menjadi terganggu.

Proses pembersihan gulma ini bisa Anda lakukan dengan cara manual maupun dengan penggunaan bahan kimia. Cara manual ini bisa Anda lakukan dengan cara mencabuti rumput dengan menggunakan tangan. Namun, pastikan kembali rumput dicabut hingga ke akar agar tidak tumbuh kembali.

Sementara itu, dengan penggunaan bahan kimia, Anda bisa memanfaatkan herbisida. Larutan herbisida ini nantinya di semprotkan pada gulma kemudian ditunggu beberapa hari hingga gulma mati.

Sisa-sisa gulma ini selanjutnya dikumpulkan dan ditimbun di sekitar tanaman cabe rawit. Tujuannya agar gulma membusuk dan bisa berguna sebagai pupuk kompos.

4. Pemasangan Ajir | Cara Merawat Tanaman Cabe Rawit 

Ajir merupakan tiang penopang yang terbuat dari bambu dan dipasang di dekat tanaman cabe rawit. Hal ini bertujuan agar tanaman cabe rawit bisa berdiri dengan tegak dan kokoh saat terkena angin maupun hujan.

Panjang dari tiang penopang ini disesuaikan dengan tinggi tanaman cabe rawit. Dipasang dengan kemiringin sekitar 45°.

5. Pengendalian Hama dan Penyakit

Tanaman cabe rawit perlu dipantau setiap hari untuk memastikan tanaman cabe rawit tidak terserang hama maupun penyakit.

Pada umumnya, tanaman cabe rawit  jarang terserang organisme pengganggu seperti ulat, dan kutu daun. Namun jika hal tersebut terjadi pada tanaman cabe rawit Anda, maka Anda dapat mengatasinya dengan cara menyemprotkan pestisida organik.

Demikian tadi beberapa cara merawat tanaman cabe rawit yang bisa Anda lakukan  untuk membuat tanaman cabe rawit Anda menjadi lebih subur dan memproduksi buah yang lebat.

Untuk update informasi-informasi menarik lainnya, pantengin terus website kami hanya di Novi Marof.