Modal Usaha Frozen Food

Posted on

Di artikel kali ini saya akan membahas tentangĀ  Modal Usaha Frozen Food. Selamat membaca….

Modal Usaha Frozen Food :

Bisnis makanan beku menjadi salah satu bisnis yang sedang tren belakangan ini. Maka, banyak orang mencoba menjalankan bisnis ini di era baru normal. Kira-kira berapa modal usaha makanan beku yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis tersebut?

Modal Usaha Frozen Food

Mengapa tiba-tiba ada peningkatan permintaan akan makanan beku? Alasannya sederhana, yaitu karena makanan tersebut tahan lama. Terlebih lagi, selama pandemi ini, banyak orang yang tinggal di rumah. Oleh karena itu, mereka membutuhkan stok makanan yang cukup dan tahan lama agar tidak sering keluar berbelanja.

Nah, bisnis makanan beku sendiri sedang menjadi trend karena sifatnya yang praktis. Resiko yang dihadapi juga minimal. Pasalnya, makanan yang dijual tidak cepat basi tanpa harus menggunakan bahan pengawet buatan. Selain itu, usaha ini juga bisa dilakukan dalam skala rumahan, sehingga tidak membutuhkan modal yang besar. Untuk promosinya sendiri bisa mengandalkan social media atau online marketplace, sehingga modal promosinya juga minim.

Jadi, apakah Anda tertarik untuk menjalankan bisnis ini? Berikut hal-hal yang harus Anda persiapkan, beserta perkiraan modal usaha makanan beku.

Tentukan Jenis Menjual Produk dan Pemasok

Langkah pertama, Anda bisa memulai dengan memilih jenis produk yang akan Anda jual. Lakukan penelitian tentang apa yang disukai pasar sasaran Anda, atau orang-orang terdekat Anda. Selain itu, pilih makanan yang praktis saat disajikan. Umumnya jenis makanan beku yang disukai orang Indonesia adalah daging atau produk olahan daging, seperti nugget atau bakso.

Setelah menentukan jenis produk makanan yang akan Anda jual, tentukan juga pemasok produk yang harga dan produknya sesuai dengan kebutuhan Anda. Disarankan agar Anda membeli produk penguji terlebih dahulu untuk mencobanya sendiri.

Perhatikan kemasannya

Selanjutnya Anda juga harus memperhatikan kemasan produk Anda. Apalagi dalam pandemi seperti ini, saat semuanya harus serba aman dan higienis. Pastikan kemasan Anda tidak mengubah kualitas dan rasa produk yang Anda jual.

Gunakan plastik khusus untuk menyimpan makanan beku. Selain itu, produk yang Anda jual juga harus disedot sebelum dikemas untuk mengurangi udara. Setelah itu, Anda bisa memberikan label dan keterangan kadaluwarsa produk. Setelah pengemasan, pastikan juga untuk menyimpan makanan beku di lemari es dengan suhu tidak lebih dari 18 derajat Celcius.

Hitung Kisaran Modal yang Dibutuhkan

Jangan lupa, perhitungkan anggaran modal yang Anda butuhkan untuk memulai bisnis. Pertimbangkan peralatan utama yang Anda perlukan, seperti mesin pendingin dan mesin penyegel vakum. Ini termasuk biaya produk yang akan Anda kumpulkan dari pemasok.

Anda membutuhkan modal sekitar Rp3.000.000 – Rp4.500.000 jika ingin membuka usaha makanan beku rumahan. Ini termasuk freezer khusus untuk menyimpan makanan beku, mesin penyegel vakum, plastik vakum, dan makanan yang Anda kumpulkan dari pemasok per 30 kg.

Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk meminimalisir modal. Pertama, jangan mengambil terlalu banyak barang jika Anda tidak yakin. Perhatikan respon pasar sasaran Anda terlebih dahulu. Selain itu, jangan mengeluarkan uang terlalu banyak untuk peralatan mahal seperti lemari es khusus saat Anda baru memulai. Kecuali jika Anda tidak memiliki lemari es yang memadai.

Tertarik menjalankan bisnis makanan beku? Ayo mulai bisnis Anda di era normal baru!

Demikianlah artikel tentang Modal Usaha Frozen Food yang dapat saya sampaikan kali ini. Terimakasih. Semoga Bermanfaat.