ilustrasi-saham-gorengan

Apa Itu Saham Gorengan? Simak Karakteristik dan Tips Dibawah Ini!

Posted on

Dalam dunia investasi saham dikenal istilah saham gorengan. Saham gorengan ini berarti saham yang mengalami kenaikan atau penurunan di luar kebiasaan, hal ini bisa disebabkan karena pelaku pasar telah merekayasa pasar dengan tujuan dan kepentingan tertentu.

Sebenarnya saham gorengan ini bisa diperdagangkan berkali-kali asalkan tidak di suspend oleh Bursa Efek Indonesia dan kamu sebagai investor telah memahami karakteristik perusahaan beserta resikonya.
Untuk itu kamu perlu mengetahui beberapa ciri dan karakteristik saham gorengan  yang dapat merugikanmu.

  1. Fundamental perusahaan tidak jelas, pergerakan keuntungan pada saham ini dengan kondisi fundamentalnya tidak sesuai. Kamu bisa mencurigai perusahaan-perusahaan seperti ini karena biasanya yang menggerakkan harganya adalah bandar saham.
  2. Posisi bid dan offer yang tidak wajar, saham-saham ini biasa ditransaksikan dalam jumlah besar tetapi bid dan offer nya tipis.
  3. Saham third liner, saham-saham lapis tiga ini memiliki kapitalisasi pasar dibawah Rp 500 miliar dan biasanya harga per lembar termasuk murah berkisar pada Rp 50-100 perak. Maka dari itulah saham third liner ini diborong oleh bandar dan harganya dikerek naik.
  4. Harga sahamnya tidak stabil

Karakteristik saham gorengan ini sangat mudah sekali untuk mengalami kenaikan dan mengalami penurunan, bisa dari harga Rp 200 perak lalu dikerek naik ke Rp 600 perak lalu besoknya turun bisa sampai Rp 100 perak dan selanjutnya akan stagnan sampai tidak tahu kapan.

Bagaimana cara mencegah investasi di saham gorengan?

  • Paham akan analisis bandarmologi, yaitu metode analisis saham dengan objek yaitu pelaku jual beli saham. Metode ini dapat dipakai untuk mendeteksi keberadaan para bandar-bandar saham di pasar.
  • Beli saham dalam porsi yang cukup, hal ini karena risiko yang terkandung di dalam saham gorengan ini lebih besar dibandingan risiko pada saham blue chip. Untuk mengurangi tingkat risiko ini, investor perlu mengalokasikan trading pada saham gorengan hanya sebesar 10% dari portofolio.
  • Pantau pasar, dengan kamu memantau pergerakan pasar kamu dapat mencegah kerugian dalam jumlah besar dan bisa memasang stop loss yang tepat.

Dengan mengetahui hal-hal tersebut kamu bisa mengurangi risiko terjebak ke saham-saham gorengan seperti ini.
Selain itu ada cara lain yaitu dengan menggunakan aplikasi, Emiten.com dapat menjadi pilihanmu.

Emiten.com merupakan aplikasi rekomendasi saham berdasarkan analisis fundamental dan analisis teknikal oleh analis yang berpengalaman dan terpercaya, dengan dibantunya kamu menggunakan aplikasi ini kamu bisa terhindar dari saham-saham gorengan yang membahayakan kamu lho!.

Simak artikel lain [Saat Pandemi Bingung Investasi Apa? Simak Investasi Laris Saat Pandemi]