5 Fakta Menarik Sinetron Adaptasi Novel Mira W, Dari Jendela SMP
5 Fakta Menarik Sinetron Adaptasi Novel Mira W, Dari Jendela SMP

5 Fakta Menarik Sinetron Adaptasi Novel Mira W, Dari Jendela SMP

Posted on

Jatuh cinta pertama kali pada cinta monyet pasti sangat menyenangkan bagi siapapun. Sama halnya dengan Joko (Rey Bong) dan Wulan (Sandrinna Michelle), yang jatuh cinta di bangku SMP.

Sinetron terbaru SCTV yang bertajuk Dari Jendela SMP ini mengisahkan tentang Joko yang merupakan anak seorang pembantu di sekolah swasta dan kerapkali di-bully oleh teman-temannya. Joko memiliki julukan Joko Anak Babu atau JAB, yang membuat dirinya merasa sedih dan sakit hati dengan perkataan teman-temannya.

Namun, Joko tak pernah membalas hal buruk dengan hal buruk pula. Ia membalas teman-temannya dengan prestasi. Hingga suatu ketika, Gino (Emiliano Fernando Cortizo) dan Joko berseteru karena Joko tak tahan dijahili oleh teman-temannya. Ketika tengah berseteru, Joko selalu direlai oleh Wulan, seorang ketua kelas yang cantik, pintar, dan juga baik hati.

Setelah kejadian tersebut, Wulan merasakan hal lain dalam hatinya pada Joko. Joko pun ternyata sama, karena diam-diam ia pun sudah memperhatikan Wulan sedari dahulu. Lalu, akankah keduanya merajut cinta monyet yang bahagia layaknya muda-mudi di usia mereka?

5 fakta menarik Dari Jendela SMP berikut ini bisa menjadi jawaban mengapa harus menyaksikan sinetron yang satu ini:

1. Diadaptasi dari novel Mira W

Siapa sangka, ternyata sinetron Dari Jendel SMP merupakan adaptasi dari novel milik penulis terkena Mira W atau Mira Wong. Terbiasa menulis novel roman, kisah yang diangkat dari novel Dari Jendela SMP ini pun akan membuat para penontonnya baper. Novel Dari Jendela SMP sendiri terbit pada tahun 1983, yang mana sudah 37 tahun lalu diteritkan dan kini diangkat dalam bentuk layar kaca.

2. Pemain muda berbakat

Dari Jendela SMP, mendapuk beberapa nama pemain muda berbakat untuk menjadi pemeran utama dan pemeran pendukung. Sebut saja Rey Bong, Sandrinna Michelle, serta Emiliano Fernando Cortizo. Ketiganya akan turut andil menjadi pemeran dalam sinetron terbaru SCTV.

3. Dikemas dengan suasana milenial

Berbeda dengan novelnya yang terbit pada tahun 1983 dengan suasana yang lebih kuno, sinetron Dari Jendela SMP dikemas dengan suasana yang lebih milenial dan fresh.

4. Terdapat pesan moral

Selain mengisahkan tentang kisah cinta dua insan remaja yang masih duduk dibangku SMP, sinetron yang satu ini juga memiliki pesan moral di dalamnya. Tentang bagaimana sikap bullying bukanlah hal yang dihalalkan oleh siapapun dan kepada siapapun. Karena tak sedikit yang senang membully teman-temannya karena masalah sepele dan menjadikan hal tersebut sebagai makanan sehari-hari.

5. Tayang di akhir Juni

Menutup akhir bulan Juni, SCTV menghadirkan beberapa tayangan sinetron. Salah satunya adalah Dari Jendela SMP yang akan menemani para penontonnya yang merindukan cinta pertama mereka.

Bagaimanakah kelanjutan kisah cinta Joko dan Wulan ya kira-kira? Akankah mereka berdua dapat bersatu dengan banyaknya perbedaan? Mulai tayang pada 29 Juni 2020 setiap hari pada pukul 18.25 WIB, jangan sampai kelewatan kisah keduanya ya.