Ketahui Penyebab Sakit Gigi pada Anak agar Penanganan yang Diambil Tepat

Posted on

Tidak hanya terjadi pada orang dewasa, sakit gigi juga dapat terjadi pada anak-anak. Gejala sakit pada gigi yang dirasakan anak-anak sama halnya dengan orang dewasa seperti gusi membengkak, timbul rasa ngilu, dan kesulitan membuka mulut. Namun, apa saja sebenarnya penyebab timbulnya rasa sakit dan cara mengatasinya? Berikut penjelasannya untuk Anda.

 

Penyebab Sakit Gigi pada Anak dan Penanganannya

Gigi yang sensitif

Gigi memiliki lapisan pelindung yang bisa saja terkikis karena tindakan-tindakan tertentu seperti kesalahan saat menyikat gigi, terlalu sering menggigit benda yang keras, dan tidak menjaga kebersihan gigi. Lapisan pelindung yang terkikis dapat mengakibatkan gigi menjadi sensitif sehingga muncul berbagai keluhan semacam rasa nyeri dan ngilu saat mengonsumsi makanan atau minuman yang dingin atau panas.

Biasanya, hal tersebut akan membuat gigi terasa sakit selama beberapa saat. Apabila hanya berlangsung sebentar, maka tergolong masih ringan. Namun, apabila berlanjut selama berhari-hari maka segera mengunjungi dokter. Penanganan awal dapat menggunakan air garam untuk berkumur selama tiga kali sehari. Selain itu, dapat juga mengoleskan minyak cengkeh pada bagian gigi yang sakit.

Infeksi pada gigi dan gusi

Penyebab lain dari sakit pada gigi adalah terjadinya infeksi hingga peradangan pada bagian tertentu. Kondisi semacam ini tidak boleh dibiarkan terlalu lama karena dapat terjadi penumpukan nanah yang membahayakan kesehatan anak secara keseluruhan. Nantinya dapat berdampak pula pada kesulitan makan dan minum, demam, dan timbul nyeri di bagian telinga.

Beberapa bahan alami yang dapat digunakan untuk melawan bakteri penyebab infeksi gigi antara lain bawang merah, bawang putih, dan jahe. Cara menggunakan jahe cukup dengan menumbuknya untuk kemudian tempelkan pada gigi yang sakit. Sedangkan bawang merah dan bawang putih cukup dihaluskan untuk kemudian ditempelkan selama beberapa saat agar meredakan peradangan.

Tumbuh gigi

Tidak selalu disebabkan oleh bakteri dan kuman, sakit pada gigi yang menyerang anak dapat disebabkan oleh pertumbuhan gigi. Kasus semacam ini sering terjadi pada anak umur 6 bulan hingga sekitar 12 tahun karena saat itulah pertumbuhan gigi sedang mengalami masa penyempurnaan. Anak usia 6 bulan hingga 3 tahun akan mengalami penambahan gigi mencapai 20.

Selanjutnya, selepas usia 3 tahun, pertumbuhan gigi akan terus berlanjut sampai umur 12 tahun hingga semua gigi susu berganti menjadi gigi tetap. Namun, tidak ada yang perlu dicemaskan karena rasa sakit biasanya hanya berlangsung sebentar. Apabila anak merasa sangat terganggu, maka bisa menggunakan es batu untuk mengompres bagian yang sakit.

Penanganan untuk sakit pada gigi anak harus dilakukan dengan cepat karena anak memiliki daya ketahanan yang berbeda dengan orang dewasa. Bahan-bahan alami cukup bagus untuk gejala sakit ringan namun apabila parah maka segera kunjungi dokter. Selain itu, anak juga perlu diajarkan cara merawat kesehatan gigi dan mulut sebagai tindakan pencegahan.