Waspadai Anak Muntah Dan Solusinya

Posted on

Daya tahan anak sangat berbeda dengan daya tahan orang dewasa. Hal ini menyebabkan anak lebih cenderung mudah terserang sakit dibandingkan orang dewasa. Salah satu contohnya adalah mudah terkena demam dan masuk angin. Dua penyakit ini sangat wajar jika dialami oleh anak anda. Pasalnya anak-anak memang suka bermain tidak hanya di dalam rumah akan tetapi juga di luar rumah. Anak usia balita juga akan semakin aktif bergerak kesana kemari. Hal ini menunjukkan tumbuh kembangnya anak tersebut.

Namun dengan keaktifan anak ini maka anak akan sangat berpeluang terserang demam atau masuk angin. Hal ini bisa disebabkan karena anak anda terlalu lelah bermain seharian atau karena terlalu lama berada di luar rumah. Sebagai orang tua yang bijak maka sudah seharusnya anda bisa memenuhi nutrisi anak agar daya tahan anak anda menjadi lebih baik. Nah salah satu contoh gejala anak mulai terserang sakit adalah seperti suhu badan yang tinggi dan anak muntah. Muntah bisa disebabkan oleh banyak hal. Bisa karena memang gejala dari demam, bisa karena masuk angin, dan bisa juga karena alergi.

Anak yang mengalami muntah-muntah apalagi balita sangat perlu diwaspadai. Solusi terbaik jika anda melihat anak anda muntah-muntah adalah segera memeriksakannya ke dokter. Sebelum itu anda bisa melihat jenis muntahan yang dikeluarkan oleh anak anda. Jika jenis muntahannya masih dalam tahap wajar maka anda bisa memberikan solusi dengan lebih menjaga dan mengatur pola makan dan asupan gizi si kecil. Nah untuk menjaga daya tahan si kecil dan memenuhi asupan gizinya maka anda bisa memberikan si kecil susu dengan kandungan gizi dan nutrisi yang tinggi.

Salah satu susu yang direkomendasikan untuk si kecil adalah Friso. Susu Friso memang dikenal sebagai salah satu produk susu di Indonesia yang kaya akan ALA, LA, Omega 3 dan nutrisi serta vitamin lainnya yang sangat baik untuk tubuh si kecil. Di tambah lagi terdapat kandungan zat besi yang akan membuat daya tahan anak anda menjadi lebih kuat. Dengan begitu anak anda akan terhindar dari mudahnya terserang sakit.

Bagi anda yang para ibu muda yang memiliki anak balita dan anak anda tiba-tiba mengalami muntah-muntah maka perlu anda ketahui beberapa penyebab muntah tersebut. Hal ini agar anda bisa lebih mudah mengatasi sakit si anak. Diantaranya adalah :

  • Flue perut. Flue perut yang dialami anak-anak biasanya disebabkan oleh infeksi dari mikroorganismae. Selain muntah biasanya sakit jenis ini akan disertai dengan demam tinggi dan diare.
  • Keracunan. Keracunan menjadi hal yang akan berbahaya jika tidak segera anda tangani. Nah pertandanya biasanya setelah anak anda memakan sesuatu, tidak lama kemudian anak anda muntah maka bisa jadi hal ini merupakan gejala keracunan. Pada hal keracunan ini hal yang seharusnya anda lakukan adalah secara langsung membawanya ke dokter yang ahli. Alergi. Alergi yang diderita anak mungkin menjadi hal yang agak wajar. Namun bukan berarti anda boleh mengabaikannya yaa. Nah biasanya selain muntah-muntah gejala pada anak yang akan timbul karena alergi ini adalah adanya biduran pada kulit yakni kulit akan memerah disertai dengan rasa sangat gatal. dan bagian wajah yang sedikit bengkak.
  • Radang usus buntu. Adanya radang pada bagian usus akan menyebabkan rasa nyeri yang muncul pada perut di kecil. Dan biasanya frekuensinya akan sering. Oleh karenanya si kecil akan sering muntah-muntah.

Muntah yang dialami anak-anak mungkin adalah hal yang agaknya wajar dan lumrah. Namun bukan berarti kita bisa mengabaikannya begitu saja. Jika muntah anak dibiarkan dan muntah tersebut berkelanjutan maka tidak ada cara lain selain mengetahui solusi terbaiknya. Untuk menangani anak yang muntah ini maka solusi yang bisa anda lakukan adalah seperti :

  • Berikan air putih yang banyak pada si anak. Saat anak anda mengalami muntah-muntah maka secara otomatis cairan tubuhnya akan menurun. Dengan keadaan ini anak akan mudah terserang dehidrasi. Oleh karenanya minum air putih banyak bisa membantu mengurangi rasa lemah pada anak.
  • Berikan cairan air madu sekitar 1 hingga 2 sendok. Hal ini bisa anda lakukan setiap 15 menit sekali dengan menambah kadar cairan air madu. Jika muntah berkurang maka cara ini berhasil namun jika sebaliknya maka anda bisa coba mengurangi kadar cairan air madunya.
  • Berikan makanan yang kaya kalori yang tekturnya lembut dan mudah dicerna seperti bubur. Namun selang waktu 6 jam setelah anak muntah anda bisa memberikan makanan yang lebih padat teksturnya seperti misalnya buah-buahan atau roti.
  • Jangan lupa berikan susu dengan kandungan nutrisi yang mencukupi agar daya tahan anak menjadi lebih kuat. Salah satunya adalah susu Friso.

Nah demikian penjelasan dari beberapa gejala muntah pada anak dan solusi untuk mengatasinya. Semoga bermanfaat.