Metode Perhitungan Usia Kehamilan dan Kelahiran

Posted on

Perlu anda ketahui bahwa kalkulator masa subur panduan ibu hamil berguna untuk mengetahui hari perkiraan lahir (HPL). Selain kalkulator masa subur ada beberapa metode untuk mengetahui usia kehamilan ibu dan HPL. Usia kehamilan merupakan lama waktu kehamilan semenjak awal pembuahan terjadi hingga janin dilahirkan. Sebelumnya perlu diketahui perhitungan HPL secara manual dengan perhitungan HPL melalui USG acap kali berbeda namun rata-rata tidak terlalu terpaut jauh.

Sekarang mari kita bahas mengenai beberapa metode untuk mengetahui usia kehamilan ibu dan HPL. Pertama menggunakan metode hari pertama haid terakhir (HPHT), pada metode ini menggunakan siklus haid. Dokter kandungan akan memperkirakan usia kehamilan dan tanggal kelahiran calon bayi menggunakan rumus Naegele. Cara menghitungnya cukup mudah, terlebih dahulu tentukan hari pertama haid yang terakhir (last menstrual periode/ LMP). Jika HPHT anda terjadi pada bulan januari hingga maret gunakan rumus (tanggal+7) (bulan+9bulan) (tahun+0), namun bila HPHT anda terjadi pada bulan april hingga desember anda dapat menggunakan rumus (tanggal+7) (bulan-3)(tahun+1). Rumus tersebut dapat diterapkan pada wanita yang memiliki siklus haid yang teratur, yaitu antara 28 hingga 30 hari. Ada kemungkinan tanggal yang telah diperkirakan dapat meleset 7 hari sebelum atau sesudahnya. Jadi untuk mengurangi terlalu melesetnya perhitungan perkiraan lahir pada wanita yang memiliki siklus haid pendek tambahkan beberapa hari dan untuk siklus haid panjang kurangi beberapa hari dari hari H.

Metode berikutnya dari gerakan janin, pada kehamilan pertama gerakan janin akan terasa pada usia 18 hingga 20 minggu. Sedangkan untuk kehamilan kedua dan seterusnya akan terasa pada minggu ke 16 hingga 18. Selanjutnya menggunakan metode dari tinggi puncak rahim, pada metode ini dokter akan meraba dan menghitung jarak antara puncak rahim (fudus uteri) hingga tulang kemaluan. Apabila antara puncak rahim dan tulang kemaluan berjarak sekitar 30 cm maka kehamilan telah memasuki 30 minggu. Terakhir menggunakan metode USG, metode ini adalah cara paling mudah dengan keakuratan hingga 95% dengan cukup dengan mengambil gambar si janin menggunakan alat USG.