Cara Menilai Likuiditas Keuangan dengan menggunakan rasio likuditas

Posted on

Dalam tiap-tiap perusahaan neraca keuangan adalah satu hal yang begitu utama, lantaran neraca keuangan bakal melukiskan posisi keuangan, hasil usaha dan pergantian dalam posisi keuangan dari perusahaan itu.

Cara Menilai Likuiditas Keuangan dengan menggunakan rasio likuditas

Neraca keuangan adalah fasilitas yang paling utama untuk menghadirkan keadaan ekonomi perusahaan.

Untuk mengerti neraca keuangan dibutuhkan ada analisa neraca keuangan, satu diantara langkahnya yaitu dengan memakai analisa rasio keuangan.

Analisa rasio keuangan yaitu tehnik analisa yang berperan untuk tahu jalinan dari pos-pos spesifik pada tiap-tiap elemen keuangan.

Hasil dari perhitungan rasio yang didapat, bisa dibanding dengan hasil th. lantas, supaya bisa mengatahui pergantian yang berlangsung, apakah alami kenaikan atau juga penurunan.

Rasio-rasio tersebut juga terdiri jadi bagian-bagian yakni rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio kesibukan dan juga rasio potensi keuntungan.

Dalam bahasan ini, topic yang bakal dibicarakan yaitu rasio likuiditas.

Di bawah ini adalah sebagian pengertian dari rasio likuiditas :

Sebagian pengertian tentang rasio likuiditas yaitu seperti berikut :

  • Rasio likuiditas (liquidity ratio) adalah rasio yang menjelaskan mengenai kapabilitas perusahaan dalam penuhi keharusan (utang) periode pendek. (Kasmir, 2012 : 129)
  • Rasio likuiditas melukiskan kekuatan perusahaan untuk merampungkan keharusan periode pendeknya. (Harahap, 2011 : 301)
  • Sedang menurut Irham Fahmi (2011 : 121), menyampaikan kalau rasio likuiditas yaitu “Kemampuan satu perusahaan penuhi keharusan periode pendeknya dengan cara pas saat. ”

Dari sebagian pengertian diatas bisa di simpulkan kalau rasio likuiditas bakal tunjukkan kekuatan satu perusahaan dalam membayar utang periode pendeknya.

Bila perusahaan dapat membayar kewajibannya, jadi perusahaan itu bisa dinyatakan sebagai perusahaan yang likuid.

Bila anda betul-betul menginginkan menilainya likuiditas dari satu perusahaan, jadi semakin lebih baik bila memakai rasio kas, supaya betul-betul tampak asset lancar yang bisa dicairkan untuk penuhi keharusan lancarnya.